@VIVITDN | VIVITDNBOICE

My Fangirling World

I MISS YOU

Author            : @VIVITDN

Rating             : PG-13

Length            : One Shoot

Genre              : Romance, Fluff

Cast                :

1. Jung Yonghwa

2. Seohyun

Disclaimer      : My own plot

Note                      : Hari ini adalah 1000 harinya Yongseo, dan saya membuat ff ini untuk merayakan 1000daYS. semoga kalian suka jangan lupa komen.

@@@@

SEOHYUN POV

Tahun ini benar-benar tahun yang sibuk bagi CNBLUE dan SNSD. Dan karena kesibukan kita di grup masing-masing, aku jadi tidak punya waktu banyak untuk bertemu dengan Yonghwa oppa. Ketika CNBLUE promosi mini album Ear Fun, SNSD sedang sibuk promosi di Jepang dan ketika TTS promosi lagu Twinkle, CNBLUE sudah goodbye stage,  dan ketika Yonghwa oppa sedang membantu hoobaenya Juniel mempromosikan albumnya lagi-lagi aku dan SOSHI unnir sedang di Jepang, sehingga kami tidak punya waktu untuk mengobrol dan melepas rindu di backstage saat mereka promosi di mucore arghhh ini begitu sulit bagi kami untuk bertemu. Ketika aku ada di Korea, maka Yonghwa oppa sedang ada di Jepang dan begitu sebaliknya. Ini rasanya seperti SM dan FNC sengaja mengatur jadwal kita agar kita jarang bertemu. Aku berharap kita adalah orang biasa, bukan artis hanya mahasiswa biasa yang sedang di mabuk cinta dan bisa kencan di tempat umum sepuasnya, tetapi itu mustahil. Terkadang aku sampai menangis saking rindunya, mungkin kalian menganggap ini berlebihan tetapi itulah yang terjadi saat aku hampir satu bulan tidak bertemu dengannya, jika hanya telephon atau sms itu tidak cukup untuk melepas rasa rinduku padanya, aku ingin memeluk tubuhnya erat dan tak ingin melepaskannya. Dan lagi di saat aku sedang tidak sibuk dan berada di Korea, oppa dan member CNBLUE yang lain sedang sibuk Konser di Jepang selama kurang lebih satu bulan, itu benar-benar membuatku ingin menangis setiap hari menahan rasa rindu ini, tetapi aku juga bangga melihat CNBLUE sukses menggelar konser arena tour mereka di Jepang, aku bangga dan senang karena aku tau mereka sudah sangat bekerja keras untuk ini, dan aku harus menahan rasa egoisku ini yang hanya ingin bertemu dengan kekasihku.

“Yeoboseyo, oppa?”

“Hyun-ah I miss you”

“Me too oppa. Apa yang oppa lakukan malam ini?”

“Aku sedang mencoba untuk tidur Hyun, tetapi tidak bisa”

“Kau pasti capek. Oppa aku rasanya ingin terbang ke Jepang saat ini dan memelukmu erat sekali, aku sangat merindukanmu, aku bisa mati jika terus menahan rindu seperti ini tanpa bertemu denganmu”

“Aishhh, sejak kapan kau jadi berlebihan seperti itu huh?”

“Cham! Aku serius oppa”

“Mianhae”

“Oppa, bukannya hari ini Jungshin dan Minhyuk kembali ke Korea? “

“Ye, kau tau kan kalau Jungshin harus syuting drama, makanya dia bolak-balik Jepang Korea. Kita juga ada libur 2 hari sebelum kita mulai Konser arena tour kita lagi”

“Kenapa oppa tidak ikut Jungshin dan Minhyuk pulang sebentar ke Korea?apa oppa tidak merindukanku?”

“Aku benar-benar ingin bertemu denganmu Hyun, tetapi kondisiku tidak terlalu baik, jika aku bolak balik Jepang Korea dalam waktu 2 hari aku takut kesehatanku semakin memburuk. Aku harus menjaga staminaku untuk arena tour ini, aku harus tetap sehat sampai konser ini selesai”

“Ne arasso. Mianhaeyo. Aku juga tidak mau kesehatan oppa buruk”

“Hyun-ah jangan marah”

“aniyo aku tidak marah, aku hanya frustasi karena tidak bisa bertemu dengan oppa”

“Bersabarlah baby. Aku disini juga sangat sangat sangat merindukanmu. nanti kalau kita punya waktu bertemu, kita harus menghabiskan waktu hanya untuk kita berdua”

“ne. oppa cepat tidurlah, kau harus tidur, banyak istirahat, jangan capek”

“Baiklah cerewet kekekkeke, Saranghae”

“Nado sarangahe.”

Sesudah sambungan telephon kami terputus, aku hanya mampu memandang handphone ku sambil menangis, entah kenapa air mataku tidak mau berhenti mengalir. Aku terus saja menangis hingga aku terlelap dan tidur dengan mata bengkak.

——————————————1000——————————–

Hari ini aku senang sekali, konser tour CNBLUE di Jepang sudah selesai dan itu sukses, jika aku berada di sana maka aku akan memeluk mereka semua dan mengucapkan selamat kepada mereka semua atas kerja keras mereka. Dan hari ini mereka akan pulang, oppa tidak menelfonku pagi ini, aku berfikir mungkin oppa mau memberiku kejutan. Aku sedang online mencari info tentang kepulangan mereka tetapi yang aku liat hanyalah foto Minhyuk dan Jungshin saja di airport. Dimana Yonghwa dan Jonghyun oppa? Apa mereka sedang bersembunyi? Aku menunggu dan tetap saja tidak muncul foto oppa di airport. Apa dia tidak pulang? Kenapa dia tidak pulang? Apa dia tidak merindukanku? Bukankah konsernya sudah selesai? Dan harusnya oppa sudah ada di Korea hari ini. Aku langsung mengambil handhone ku dan menghubunginya

“Yeoboseyo”

“Oppa, kau di mana? Kenapa kau tidak pulang ke Korea hari ini?”

“Oh Hyun-ah, mianhae aku masih berada di Jepang dan aku akan menetap di sini untuk beberapa hari”

“MWOYA? Oppa kenapa? Kau benar-benar tidak merindukanku huh?”

“bukan begitu Hyun, ada pekerjaan yang harus aku lakukan di sini, Desember nanti kita akan merilis single Japan terbaru jadi—“

“ALASAN. Baiklah jangan kembali ke Korea dan jangan pernah menemuiku lagi”

Tut Tut Tut

Aku langsung menutup handphoneku dan menon aktifkan handphone ku agar dia tidak bisa menghubungiku lagi. Aku benar-benar kesal, kecewa marah, dan lagi-lagi aku hanya bisa menangis.

——————————————1000——————————–

YONGHWA POV

Aku mencoba menghubungi nomer Seohyun tetapi nomernya tidak aktif, beberapa kali aku mencoba hasilnya tetap sama, aku mencoba mengiriminya pesan, berharap dia akan membacanya dan tidak akan mengabaikannya.

‘Hyun-ah jeongmal mianhae, aku benar-benar merindukanmu, tetapi aku benar-benar tidak bisa pulang hari ini. Aku harus menyelesaikan urusanku di sini sebelum aku kembali ke Korea. Ku harap kau mengerti Hyun, kau tidak tau betapa aku ingin lari saat ini juga dan pergi ke dorm mu lalu mengajakmu jalan-jalan sepuasnya, tetapi itu tidak bisa. Bersabarlah dan tunggulah aku. I MISS YOU  I LOVE YOU.’

——————————————1000——————————–

Sudah 2 hari dan Seohyun tidak kunjung membalas pesanku, handphone dia masih tidak aktif. Aku benar-benar frustasi dan aku tidak konsentrasi bekerja. Seohyun-ah mianhae. Aku masih terus saja mencoba untuk menghubungi nomernya dan setelah yang ke 20 kali dia mengangkat panggilan dariku.

“Hyun-ah, mianhae, ku mohon jangan tutup telefonnya”

“……”

“Hyun-ah kau sudah membaca pesanku beberapa hari yang lalu?”

“..”

“ku mohon jangan diam saja, kau membuatku frustasi. Kau tidak tau bahwa aku seperti orang gila selama dua hari ini, ketika kau mengabaikanku. Aku bahkan tidak bisa konsentrasi dengan apa yang aku kerjakan”

“Oppa”

“ye jagiya”

“I miss you”

“Nado”

“Aku akan sabar menunggumu”

“Gomawo. Kau tidak marah lagi padaku?”

“Aniyo. Eonnie-deul memarahiku ketika mereka tau aku marah pada oppa. Mereka bilang aku sedikit egois, mereka bilang aku harus mengerti oppa, karena ini demi CNBLUE dan oppa tidak bermaksud untuk mengabaikanku”

“Syukurlah kau tidak marah, sungguh Seohyun-ah ini pilihan sulit bagiku”

“It’s ok oppa, konsentrasilah bekerja, aku di sini akan setia menunggumu. Aku tidak mau gara-gara aku, pekerjaan oppa jadi terbengkalai”

“Ye, aku bisa bekerja dengan tenang jika kau di sana mau memaafkanku”

“Bekerja dengan baik oppa. Saranghaeyo”

“Nado”

——————————————1000——————————–

Hari ini adalah hari sabtu dan akhirnya aku bisa pulang ke Korea, urusanku di Jepang sudah selesai. Akhirnya aku bisa bertemu dengan Seohyun.

“Yeoboseyo, Hyun-ah. Aku sudah kembali ke Korea hari ini. I miss you jagiya”

“Wuahhhhh apa ini nyata oppa? Aku senang sekali. Tapi…”

“Tapi kenapa Hyun-ah?”

“Hari ini aku harus menjadi MC di MUCORE dan besok aku yang harus ke Jepang” aku dapat mendengar nada kecewa dari suaranya. Sebenarnya aku juga sedikit kecewa.

“Jangan sedih Hyun. Bagaimana jika nanti aku pergi menjemputmu di MBC setelah kau selesai syuting. Dan kita akan jalan-jalan sebentar untuk melepas rindu. Bagaimana?”

“Baiklah. Tetapi apa oppa tidak capek?”

“Ani. Jika itu bersamamu maka tidak ada kata capek bagiku”

“Baiklah oppa”

——————————————1000——————————–

AUTHOR POV

Yonghwa mengajak Seohyun jalan-jalan di taman yang cukup sepi. Mereka hanya menghabiskan jalan-jalan bergandengan tangan.

“Hyun-ah mianhae. Hari ini aku hanya bisa mengajakmu jalan-jaan seperti ini saja”

“Gwenchanayo oppa. Aku bahagia asal itu bersama oppa” Yonghwa tersenyum mendengar ucapan Seohyun, mereka berdua duduk di bangku yang ada di taman, dan kedua tangan mereka masih saling berpegangan. Seohyun menyandarkan kepalanya di bahu Yonghwa.

“Ah ada sesuatu yang ingin kuberikan padamu.tunggu sebentar”

Yonghwa lalu berjalan menuju bagasi mobilnya dan membawakan sebuket mawar putih untuk Seohyun. Dia lalu kembali untuk menemui Seohyun.

“Ini untukmu”

“Mawar putih? Yeppoda. Gamshamnida oppa” Seohyun menerima mawar putih dari Yonghwa dan langsung memberikan ciuman kilat di bibir Yonghwa.

“Apa kau menyukainya?”

“Sangat” Yonghwa melingkarkan tangan kanannya di pinggang Seohyun, dan Seohyun kembali menyandarkan kepalanya di bahu Yonghwa.

“Mawar ini cantik seperti dirimu”

“Mawar ini harum seperti oppa” Tangan Yonghwa membelai kepala Seohyun dan sesekali dia mencium puncak kepala Seohyun.

“Hyun-ah”

“Ne” jawab Seohyun Yang sudah mulai mengantuk

“Ayo aku akan mengantarkanmu pulang. Ini sudah malam, aku tidak mau kau terlambat berangkat ke airport besok pagi, dan aku tidak mau, Taeyeon memarahiku karena aku telat membawamu pulang”

“Ne”

Dan merekapun berjalan menuju mobil dan Yonghwa mengantarkan Seohyun ke dorm nya.

Setelah sampai di dorm nya Yonghwa segera mengirim pesan pada Seohyun

‘Hyun-ah beberapa hari lagi aku akan ke Chile untuk acara Mubank special, dan aku tau kau juga akan ke Jepang lagi. Kita mungkin akan jarang bertemu, tetapi aku berjanji tanggal 7 nanti kita akan merasakan 1000 hari kita bersama. Jadi jangan sedih. I miss you, sweet dream baby’

5 menit kemudian

‘Aku akan merindukanmu beberapa hari ini. Terimakasih atas malam ini. Aku tidak sabar menunggu tanggal 7, dan kita akan merayakan 1000 hari kita bersama, dan hanya berdua. Aku akan sabar menunggu. Selamat tidur oppa’

Yonghwa tersenyum membaca balasan dari Seohyun. Dia bisa tidur tenang malam ini. Dia sudah mempersiakan kejutan untuk merayakan hari jadi mereka yang ke 1000, dan dia tidak sabar menunggu hari itu, 7 November.

——————————————1000——————————–

Hari ini tanggal 6, ini adalah D-1 menuju 1000 hari mereka bersama, dan Seohyun baru pulang dari Jepang setelah kemarin dia pergi ke Jepang dan hari ini dia kembali. Yonghwa dan Seohyun sengaja tidak bertemu hari ini, mereka akan bertemu besok tanggal 7, dan Yonghwa akan menjemput Seohyun. Hari ini mereka sibuk mempersiapkan hadiah yang akan mereka persembahkan besok.

——————————————1000——————————–

Hari ini adalah hari yang mereka tunggu-tunggu, tanggal 7 november. Ini adalah hari ke 1000 mereka bersama sejak mereka pertama bertemu di acara WGM, dan mereka memutuskan untuk merayakan 1000 hari mereka bersama. Seohyun sudah bersiap-siap menunggu Yonghwa, dia tidak tau Yonghwa mau mengajak dia ke mana.

“Oppa kita mau ke mana” Tanya Seohyun ketika memasuki mobil Yonghwa.

“Rahasia. Kau tidurlah jika masih mengantuk, perjalanannya cukup panjang” Seohyun hanya bisa mengerucutkan bibirnya karena tidak puas dengan jawaban Yonghwa. Yonghwa yang gemas lalu mencium bibirnya.

“Jangan menggodaku dengan mengerucutkan bibirmu seperti itu.”

“Aish choding”

Selama di perjalanan mereka berbagi cerita tentang aktivitas mereka beberapa hari terakhir.

“Oppa, sepertinya aku kenal jalan ini. Bukankah ini jalan ke ladang goguma milik kita?”

“Ne, kita akan ke Daemyunghang”

“Mwoya? Apa kita akan menanam goguma seperti yang kita lakukan saat kita merayakan double birthday kita saat syutig WGM?”

“Ani”

“Lalu apa yang akan kita lakukan?”

“Hanya menikmati pemandangan ladang, menikmati sejuknya udara di desa. Apa kau tidak suka?”

“Aku suka. Aku hanya tidak menyangka oppa akan mengajakku ke sini lagi. Aku rindu tempat ini”

Mereka akhirnya sampai di tempat tujuan mereka, mereka berjalan bergandengan tangan menikmati udara desa dan menikmati pemandangan ladang goguma. Mereka berhenti di sebuah pondok, dan Seohyun kaget karena di situ sudah tersedia makanan dan minuman.

“Ayo, kita istirahat di sini dan makan sepuasnya”

“Oppa,kenapa ada makanan di sini?apa kau sudah mempersiapkan semuanya?” Yonghwa hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Seohyun langsung memeluk Yonghwa dan mencium pipinya.

“Terima kasih oppa.aku tidak nyangka kau sudah mempersiapkan semua ini”

“Ayo makan dulu, aku sudah lapar. Nanti saja kalau mau bermesraan denganku”

“Aish, choding, choding, choding”

Mereka menikmati semua makanan yang ada di sana, ada Kimchi, Bean paste-stew dll.

“ini semua benar-benar mengingatkanku pada episode double birth day kita oppa”

Tiba-tiba dari arah kanan seorang ahjussi membawakan beberapa keranjang goguma ke tempat mereka.

“Gamshamnida ahjussi” kata Yonghwa kepada ahjussi itu, dan ahjussi itupun pergi meninggalkan mereka berdua. Seohyun hanya bingung melihat begitu banyak goguma di depannya saat ini

“Apa ini, oppa?”

“Ini adalah hadiahku untukmu di hari 1000 hari kita. Ini ada 1000 goguma untuk mu, kau bisa menghitungnya jika kau tidak percaya” Seohyun tidak mampu berkata apa-apa, dia benar-benar tidak menyangka Yonghwa memberi hadiah ini padanya di hari ke 1000 mereka, itulah Yonghwa, dia selalu memberi hadiah unik kepada Seohyun.

“Apa kau tidak menyukainya Seohyun? Maaf, hadiah ini terlalu biasa”

“Ani. Ani, aku benar-benar menyukainya oppa, 1000 goguma, itu benar-benar tidak pernah terbayangkan sebelumnya olehku. Sekarang aku berfikir bagaimana caranya aku akan menghabiskan 1000 goguma ini kekekeke”

“Syukurlah kau menyukainya, aku benar-benar bingung harus memberikan hadiah apa untuk mu”

“Oppa, kau benar-benar sudah melakukan banyak untuk merayakan hari ke 1000 kita. Kau membawaku ke tempat yang sangat sejuk seperti ini, memberikanku makanan yang sangat lezat dan membawakan makanan favoritku, goguma sebanyak 1000. Gomawoyo”

Lalu jari telunjuknya menyentuh bibirnya, memberiku isyarat, dan aku langsung saja mencium lembut bibirnya. Tangannya melingkar dipinggangku menarik tubuhku lebih dekat, dia menghisap bibir bawahku dan lidahnya memasuki mulutku, aku berhenti beberapa detik untuk mengambil nafas, dan dia kembali menarik tubuhku dan meraih bibirku kembali, menghisapnya. Bibirnya turun ke leherku, menghisap leher putihku, dan aku langsung mendorong tubuhnya menjauh.

“Wae?” tanyanya bingung.

“Oppa, ini tempat umum, bagaimana jika ada orang melihat”

“Aku tidak peduli”

“Oppa!!!!!”

“Baiklah” kami kembali memakan makanan kami yang masih tersisa.

“Ehm, oppa aku juga punya hadiah buat oppa, tetapi aku malu menunjukkannya karena ini sangat biasa”

“Ayo tunjukkan padaku. Tidak ada hadiah biasa bagiku Hyun, jika itu kamu yang memberikannya untukku”

“Semoga oppa tidak kecewa. Ini ntuk oppa” Seohyun mengeluarkan  toples yang berisi burung yang terbuat dari kertas lipat.

“Ini adalah burung yang terbuat dari kertas lipat, ini ada 1000 burung di dalam toples ini dan aku membuatnya sendiri tanpa bantuan siapapun”

“Huwaa, aku menyukainya Hyun”

“Bohong. Bahkan anak SMP bisa membuat ini. Hadiahku sangat standart, aku sungguh malu menunjukkannya padamu”Seohyun menundukkan kepalanya. Yonghwa lalu memegang kedua pipi Seohyun dan mengankat wajahnya.

“Hey, jangan sedih dan kecewa, aku sungguh menyukainya, bagaimana bisa kau menganggap ini hadiah yang biasa. Kau pasti menghabiskan beberapa hari untuk membuat burung mainan ini, pasti tanganmu capek. Terima kasih Hyun. Aku tidak perlu hadiah mahal darimu. Hadiah sederhana tetapi jika diberikan dengan penuh ketulusan, itu sudah sangat berharga dan tidak ternilai harganya, apa lagi jika itu diberikan oleh orang yang sangat kita sayangi” Yonghwa mencium kening Seohyun, dan Seohyun pun tersenyum.

“Oppa, kata orang jika kita membuat 1000 burung lipat ini, maka permintaan kita akan dikabulkan. Aku tidak terlalu mempercayai hal seperti itu, tetapi apa salahnya jika kita mencoba. Aku berikan ini kepada oppa, dan terserah oppa mau memohon untuk apa”

“Gomawo. Aku akan menaruh ini di kamarku, agar setiap aku bangun dan melihat burung mainan di toples ini, aku mengingatmu.”

“Ayo oppa katakan apa permintaanmu”

“Aku berharap CNBLUE dan SNSD sukses dan aku berharap kita berdua bahagia selalu dan tak terpisahkan” Seohyun tersenyum dan memeluk Yonghwa.

“Oppa aku punya sesuatu lagi untukmu. Aku ingin menyanyikan lagu untukmu”

“Bernyanyilah untukku” Seohyun langsung mengeluarkan handphonenya dan memutarkan sebuah lagu, dan dia mulai menyanyikan lagu Christina Perri – A ThousandYears.

 

Heart beats fast

Colors and promises

How do be brave

How can I love when I’m afraid to fall

But watching you stand alone

All of my doubt suddenly goes away somehow

One Step Closer

 

I have died everyday waiting for you

Darling don’t be afraid I have loved you

For a thousand years

I’ll love you for a thousand more

 

Time stands still

Beauty in all she is

I will be brave

I will not let anything take away

What’s standing in front of me Every breath

Every hours has come to this

One Step closer

 

I have died everyday waiting for you

Darling don’t be afraid I have loved you

For a thousand years

I’ll love you for a thousand more

 

And all along I believed I would find you

Time has brought your heart to me

I have loved you for a thousand years

I’ll love you for a thousand more

One step closer

One step closer

 

Yonghwa bertepuk tangan setelah Seohyun selesai bernyanyi

“I have a loved you for athousand years too Seohyun-ah”

“Lagu ini sangat pas untuk jadi theme song di hari ke 1000 kita oppa”

“Hari ini serba 1000”

“Ye”

“Tunggu sebentar, aku juga punya sesuatu untukmu” Yonghwa mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Gelang. Dia memberikan Seohyun gelang yang terbuat dari emas putih dengan mainan bintang di antaranya. Dia lalu memakaikan gelangnya di tangan kiri Seohyun.

“Kau adalah bintang bagiku Hyun”

“Oppa, gomawoyo” dia kembali memeluk Yonghwa.

“Kau menyukainya?” Seohyun menganggukkan kepalanya.

“Maafkan aku selama ini aku tidak punya waktu untukmu, maaf jika aku membuatmu menunggu terlalu lama, mungkin apa yang aku berikan padamu tidak cu—“

Seohyun langsung mengunci mulut yonghwa dengan bibirnya, dia sudah mengalungkan kedua tangannya di leher Yonghwa.

“Oppa, ini sudah lebih dari cukup. Terima kasih, Saranghaeyo” dia lalu kembali mencium bibir Yonghwa.

“Hyun-ah, ini sudah malam ayo kita tidur. Aku sudah menyewa tempat menginap untuk kita di daerah sini”

“Ah ye. Tetapi bagaimana dengan 1000 goguma ini?”

“Kita taruh saja di mobilku. Lalu kita kembali ke penginapan, kira-kira 100 meter dari sini”

“Ne. Bagaimana cara aku menghabiskan 1000 goguma ini, ini sangat banyak” Yonghwa hanya tersenyum dan membawa keranjang berisi goguma menuju mobilnya. Mereka menghabiskan malam ini bersama, karena besok mereka harus kembali ke dunia nyata (?) mereka, kembali sibuk dan jarang bertemu. Tetapi malam ini, cinta mereka semakin tumbuh semakin besar dan tidak ada keraguan sedikitpun di hati mereka. Karena mereka saling mempercayai dan saling cinta.

 

END

 

Happy Yongseo 1000 days, FF ini saya buat untuk merayakan hari jai mereka ke 1000, semoga kalian suka, maaf jika ceritanya tidak terlalu bagus.

 

1 Comment

  1. Bagus kok ceritanya…
    Aku juga BOICE.
    Hm, kapan ya CNBLUE rilis album baru?
    Kangen!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: