@VIVITDN | VIVITDNBOICE

My Fangirling World

REVENGE PROLOG

Author            : Vivit (@vivit_dwinovita)

Rating             : PG-13

Length            : Chaptered

Genre              : Tragedy, angst, family

Main Cast      : Jung YongHwa CNBLUE as Jung Yonghwa / Yongdae

Other Cast     : Choi Sulli, Choi Sooyoung, Choi Siwon

Disclaimer      : Cerita ini asli karanganku. Muncul begitu saja idenya. Maaf kalau ternyata ada kesamaan cerita.

Note                : Halo readers, author kembali dengan ff baru kekeke, bagi yang gak suka pairingnya maaf ya, pairingnya gak tetap kok, karena entar si yonghwa pacarnya ganti-gannti /eh. Bagi yang penasaran baca saja ya? Don’t forget RCL..

$$$$$$$$

YONGHWA POV

Hari ini aku sedang menunggu di dalam mobil. Aku menunggu kekasihku, seperti biasa jam 3 sore aku akan menjemputnya. Dia masih kelas 2 SMA, kami pacaran baru juga 3 bulan. Jika kalian bertanya apa aku mencintainya, tentu saja aku akan menjawab TIDAK? Lalu kenapa aku mau berpacaran dengannya? Kau akan mengetahui jawabannya nanti.

TOK TOK TOK

Sulli mengetuk kaca mobilku, akupun langsung membuka pintu mobilku, dia tersenyum manis padaku.

“Sudah  lama menunggu? Mianhae oppa” katanya sedikit menyesal.

Aku hanya membalasnya dengan senyuman dan akupun mengacak-ngacak rambutnya, membuat wajahnya menjadi memerah karena malu. Tanpa berkata-kata apapun aku langsung menjalankan mobilku.

Awal mula pertemuanku dengan Sulli terjadi 6 bulan yang lalu. Sudah sejak lama aku mengincarnya, tentunya untuk suatu alasan yang akan kalian ketahui nanti *author sok misterius*.

-flashback-

Aku sedang berada di sebuah supermarket untuk membeli beberapa snack dan minuman. Saat aku keluar dari supermarket aku melihat seorang gadis, tinggi, sedang berusaha menyebrang. Tentu saja aku tau siapa gadis itu, dia adalah Choi Sulli putri bungsu seorang pengusaha terkenal di Korea yang bernama Choi Dongchun. Aku menatap punggung gadis itu dengan tatapan evil. Tiba – tiba dari arah kanan seorang pria dengan topi hitam berlari cepat dan dia merampas tas kecil yang dibawa Sulli. Sulli hanya bisa berteriak-teriak saat pencuri itu merampas tasnya. Reflek aku membuang kantong belanjaanku dan berlari mengejar pencuri itu. Pencuri itu berlari kencang, tetapi lariku tak kalah kencang dari pencuri itu. Aku melepas satu sepatuku dan melemparnya tepat ke kepala pencuri itu. Pencuri itu menubruk (?) tong sampah yang ada di depannya, dia terjatuh dan mencoba lari kembali, tetapi langkah kakiku lebih cepat darinya. Aku menarik tangannya dan langsung membalikkan badannya dan memberinya beberapa pukulan, hingga pipinya memerah dan sudut bibirnyapun mengeluarkan darah. Dia tidak mampu melawanku, karena aku sudah membuatnya lemas dengan pukulan bertubi-tubi yang ku layangkan.

“A- a- ampun, tolong jangan bunuh aku. Ampuni aku” kata pencuri itu memelas. Aku segera mengambil tas milik Sulli, dan mengambil sepatu yang tadi aku lempar dan akupun berhenti memukul pencuri itu. Aku memandang pencuri itu dengan tatapan jijik.

“Jika kau mengulanginya lagi, aku tidak yakin aku akan membiarkanmu selamat” lalu akupun segera meninggalkan pencuri itu yang masih terkulai lemas. Akupun berjalan sambil tersenyum sinis.

“Tidak ada gunanya aku mengotori tanganku untuk membunuh orang seperti itu. Bukan kau yang mau aku bunuh, tapi……….” Gumamku dalam hati sambil tersenyum memandangi tas milik Sulli yang sekarang aku pegang. Aku kembali ke supermarket tadi dan berniat mengembalikan tas itu, aku melihat Sulli duduk di pinggir jalan sambil menangis

“Kenapa tidak ada orang yang peduli padaku. Kenapa tidak ada yang membantuku sama sekali” katanya berbicara sendiri sambil menangis sesenggukan. Sungguh kasihan melihat gadis itu menangis, tetapi aku tidak peduli. Jika bukan karena kepentinganku, aku tidak sudi menolongnya. Aku langsung menghampirinya dan memberikan tasnya

“Ini tasmu, sudahlah jangan menangis” kataku dengan suara yang sengaja aku buat lembut.

Dia lalu menengadahkan wajahnya dan melihatku, dengan ragu-ragu dia mengambil tasnya dari tanganku.

“Gamshamnida” katanya tersenyum, sambil berusaha menghapus air matanya. Akupun ikut tersenyum, dan aku mengulurkan tanganku.

“Berdirilah, jangan duduk sambil menangis seperti ini” diapun menerima uluran tanganku dan berdiri.

“sekali lagi gamshamnida. Choi Sulli imnida, kamu?”

“Chunmaneyo. Naneun, Yong……” aku berhenti sejenak, sedikit berfikir.

“Yong siapa?”

“Yongdae” kataku mantab. Ya aku sedikit berbohong tentang namaku. Aku tidak mau memberitahu nama asliku, karena itu akan membuat rencanaku gagal.

“Salam kenal, Yongdae, op- pa” katanya ragu-ragu.

“Salam kenal juga, kau boleh memanggilku oppa kok, jangan sungkan”

“Kau kesini sendiri?” tanyaku padanya.

“Ye. Aku sendirian, aku baru saja membeli komik”

“Bagaimana kalau kau kuantar saja.”

“Oh tidak usah repot-repot, aku bisa naik taksi”

“Kumohon jangan tolak niat baikku ini. Aku hanya ingin menolongmu saja” Sulli terdiam selama beberapa detik, lalu dia akhirnya mau menerima ajakanku dan akupun mengantarnya pulang.

Aku harus berterima kasih pada pencuri itu, karenanya sekarang aku ada alasan untuk lebih dekat dengan keluarga Choi agar aku bisa membalaskan dendamku. Ya dendam, mereka harus menderita.

-flashback end-

Semenjak kejadian itu aku mulai dekat dengan Sulli, setelah 3bulan berkenalan dengannya aku langsung menembaknya dan ternyata dia menerimaku.

“Oppa, ayo turun, ikut aku masuk ke dalam” pinta Sulli saat kami sudah sampai di rumahnya

“tidak usah Sulli-ah, aku belum siap bertemu dengan keluargamu” tolakku.

“Oppa, kumohon. Aku ingin memperkenalkanmu dengan keluargaku. Tenang saja, appa dan eomma ku tidak ada. Yang ada hanya Sooyoung eonnie dan Siwon oppa saja” Akhirnya aku menuruti kemauannya dan ikut masuk ke dalam rumahnya.

“Anyeyong haseyo” sapa kami berdua saat memasuki rumahnya. Siwon dan Sooyoung sedang asyik menonton acara berita.

“eonnie, oppa” kata Sulli sambil menghampiri kedua kakaknya dan memeluknya, sedangkan aku masih berdiri.

“Sulli-ah itu chingumu suruh duduk” kata Siwon. Sulli langsung menghampiriku dan menarik tanganku, mengajakku untuk duduk disebelahnya.

“Ehem, sepertinya kau kalah saing oppa. Si bungsu mungkin akan menikah lebih dulu dibandingkan kau, oppa harus cepat-cepat cari calon nih” kata Sooyoung bicara pada Siwon, sengaja menggoda Sulli.

“Sooyoung eonnie apa-apaansihe” kata Sulli sedikit memanyunkan bibirnya, membuat kadua kakaknya tersenyum, termasuk aku.

“Kenapa kau diam saja? Oh ya kita belum kenalan” kata Siwon.

“Yongdae imnada” kataku memperkenalkan diriku.

“Siwon imnida, dan ini Sooyoung”

“Salam kenal. Senang bertemu kalian”

“Yongdae-ssi apakah kau sudah bekerja atau masih kuliah, kalau boleh aku tau?’ Tanya Siwon padaku.

“Masih kuliah hyung, sebentar lagi aku akan lulus”

“Kuliah jurusan apa Yongdae-ssi?” Tanya Sooyoung.

“Bisnis Managemen”

“Oh kau sama dengan kami. Tapi aku sudah lulus” kata Siwon padaku.

“Appa mu pasti businessman ya? Makanya kau kuliah jurusan bisnis managemen?” kata Siwon.

“ye”

“oh ya Yongdae-ssi, Jaga baik-baik dongsaeng kami, dia sedikit manja semoga kau bisa tahan dengannya” kata Sooyoung. Lagi-lagi Sulli hanya bisa memanyunkan bibirnya.

“Tentu, aku akan menjaga Sulli dengan baik”

Kamipun mulai berbicara panjang lebar, dan saat aku menoleh kebelakang, aku melihat sebuah foto besar yang dipajang ditembok itu. Sebuah foto keluarga Choi, Tuan Choi, Nyonya Choi dan ketiga anaknya. Sungguh Nampak harmonis. Aku benci melihat foto itu, aku benci melihat keluarga Choi bahagia, aku ingin menghancurkannya, tunggu saja tanggal mainnya.

$$$$$$$

Sulli mengantarku sampai mobilku.

“Lihat sendiri tadi kan, eonnie dan oppa ku bisa menerimamu. Selanjutnya kau harus bertemu dengan orangtuaku. Sayang sekali hari ini mereka tak ada” Aku hanya membalasnya dengan senyum, aku lalu mencium bibirnya dengan kilat lalu masuk ke dalam mobilku. Sedangkan wajah Sulli hanya memerah menerima ciuman kilat dari ku.

“Mungkin aku akan membunuh orang tuamu kalau aku bertemu dengan mereka” gumamku dalam hati.

-TBC-

Hallo readers, gimana prolognya, aneh ya? Kekekeke. Author lagi kehabisab ide buat “I’m So Jealous” jadinya author bikin ff baru. Ini aja idenya masih dikit makanya Cuma dibuat prolog kekekeke…. Jangan lupa RCL.

1 Comment

  1. Kya. . . Ada Sooyoung eonnie ^^
    Annyeong chingu, naneun Arisa a.s Seia ibnida, new reader
    Sooyoung eonnie sama Kyuhyun oppa ya?#maklum, aku Knight’s
    HWAITING!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: