@VIVITDN | VIVITDNBOICE

My Fangirling World

I’M SO JEALOUS [CHAPTER 3]

Author  : Vivit (@vivit_dwinovita)

Genre               : Romance, Friendship

Length  : Chapterred

Rating               : PG

Cast                 :

1. Kang Minhyuk CNBLUE

2. Krystal Jung F(X)

3. Choi Minho SHINee

4. Bang MinAh GIRLS DAY

5. Choi Sulli F(X)

6. Baek Suzy MISS A

7. Lee Jungshin CNBLUE

Disclaimer        : Sebagian jalan ceritanya aku ambil dari teenlit kalau gak salah judulnya “Gawat Gw Salah Kirim SMS”, sisanya asli karanganku sendiri.

Note                : Maaf ya buat fans Minah, dia aku bikin nyebelin senyebelin-nyebelinnya kekekeke,,,,, Terus buat yang minta Minhyuk segera maafin Krystal, ehm mianhaeyo chingu, karena Minhyuk masih belum mau memaafkan dan balikan sama Krystal, ntar kalau balikan, ceritanya tamat dong  /plak… Jangan lupa RCL

PROLOG ║ ║ CHAPTER 1 ║ ║ CHAPTER 2

@@@@@@@

Author Pov

Krystal keluar ke halaman belakang, dia tidak mampu lagi membendung air matanya.

“Kenapa kau tidak mau mendengarkan penjelasanku? Kau keterlaluan oppa. Kau boleh memarahiku tetapi jangan seperti ini caranya, aku benar-benar mencintaimu. Apakah kau tidak bisa melihatnya? Hikz~~~” Krystal berbicara sendiri.

“Sudahlah kau jangan menangis, nanti Minhyuk juga akan menyesali semua ini. Dia akan tau kebenarannya dan dia juga akan mengetahui siapa Minah yang sebenarnya” Suzy datang menghampiri Krystal.

“Sepertinya aku harus berhenti mengharapkannya kembali padaku, Suzy-ah”

“Krystal-ah, kau jangan menyerah. Apa kau rela menyerahkan Minhyuk pada Minah?”

“Kalau dengan Minah dia bisa bahagia. Aku akan rela” kata Krystal pasrah, dia langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi.

“Krystal-ah tunggu. Ada apa denganmu? Minah itu bukan orang yang tepat buat Minhyuk. Kau lihat kan sejak dia bersama Minah, dia jadi kasar dan tempramen seperti itu?”

Krystal tidak mempedulikan ucapan Suzy, dan tetap berjalan sambil tertunduk lemas.

@@@@@@@

Begitu tiba di rumah dia langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.

“Krystal-ah, hari minggu kau mau ikut aku tidak? Aku mau belanja ke butik” Jesssica tiba-tiba masuk ke kamar Krystal yang tidak terkuci.

“Aniyo eonnie. Minggu Minho mau ke sini, jadi aku tetap di rumah”

“MWO? Minho mau ke sini? Kau semakin dekat saja dengan Minho. Bagaimana dengan Minhyuk” Tanya Jessica sedikit kaget.

“Ini bukan seperti yang eonnie pikirkan. Dia ke sini membawa tunangannya kok”

“waeyo Minho mau membawa tunangannya ke sini?” Krystal bangun dari tidurnya dan duduk menghadap wajah Jessica.

“Tunangannya cemburu padaku. Beberapa hari yang lalu dia melihat Minho sedang bersamaku, dan dia pikir aku dan Minho ada sesuatu. Jadi dia meminta bantuanku untuk menjelaskan semuanya pada tunangannya itu.

“Kenapa kisahnya sama sepertimu? Aneh”

“Mollaso, aku juga heran”

“Lalu kau bagaimana? Apakah kau tidak berniat untuk menceritakan kisahmu pada Minho? Apa kau tidak mau meminta bantuan Minho?”

“Aku malas menceritakan masalahku dengan Minho. Lagian aku juga tidak mau berhubungan lagi dengannya, biar aku saja yang menyelesaikan masalah ini sendiri. Kehadiran Minho hanya akan memperburuk keadaan eonnie”

“Kau yakin bisa menyelesaikan masalahmu sendiri?” Tanya Jessica ragu.

“Sejujurnya aku tidak yakin. Minhyuk benar-benar kasar padaku sekarang, dan yang membuatku sakit, sekarang dia dan Minah semakin dekat saja. Aku tidak rela jika Minhyuk bersama Minah”

Krystal membenamkan wajahnya di kedua tangannya, hatinya masih sakit. Masalahnya dengan Minhyuk benar-benar membuatnya stress.

“Jika kau meminta bantuanku untuk menyelesaikan masalahmu, aku siap membantu” kata Jessica sambil menepuk lembut pundak Krystal.

“Gomawoyo eonnie.” Jessica lalu memberikan pelukan hangat kepada adiknya.

@@@@@@@

Hari ini hari minggu. Minho sudah bilang bahwa dia akan ke rumah Krystal membawa tunangannya. Di dalm mobil, tunangan Minho yang bernama Lee Hyerin tampak tidak mood. Dari tadi mukanya ditekuk. Bagaimana dia tidak bad mood, hari ini dia akan bertemu dengan mantan pacar tunangannya.

“Kau masih hafal jalan rumahnya? Kau sering kemari?” Tanya Hyerin sedikit ketus.

Minho hanya tersenyum melihat Hyerin yang masih saja cemburu. Dia hanya diam dan mengalah, minho memang tipikal orang yang tenang dan kalem.

“Apa kau pikir setelah betemu dengannya, aku akan bisa memaafkanmu? Aa kau tidak memikirkan perasaanku? Bertemu dengan mantan pacar tunanganku, apa kau tak memikirkan itu?”

“Hyerin-ah…. Aku hanya ingin membuatmu percaya padaku. Makanya aku melakukan semua ini”

“Apa gadis itu sudah punya paca?”

“Mollaso. Kau bisa tanyakan nanti padanya”

-di rumah Krystal-

Minho mengetok pintu rumah Krystal. Lalu Krystal muncul dan menyuruh Minho dan Hyerin masuk.

“Duduklah. Tunggu sebentar, aku akan membuatkan kalian minuman dulu”

Krystal lalu datang membawa tiga gelas jus dan beberapa kue.

“Anyeyong haseyo, Lee Hyerin imnida”

“Krystal imnida”. Suasananya agak kaku, dari mereka bertiga masih ada yang belum memulai pembicaraan.

“Ehm, aku keluar dulu. Aku mau menghubungi temanku” kata Minho. Sebenarnya dia hanya alasan saja. Minho hanya ingin membiarkan mereka berdua berbicara.

“Ehm, kau masih kelas berapa?” Tanya Hyerin membuka pembicaraan.

“Kelas dua. Kau?”

“Aku satu tingkat diatasmu”

“Owh berarti aku memanggilmu eonnie?”

“Terserah kau saja Krystal-ssi”

“Ehm.. apa benar kau cemburu padaku? Mianhaeyo, tapi sungguh aku tidak ada hubungan apa-apa dengan dia. Ketemu saja baru beberapa hari yang lalu”

“Ehm aku memang tipikal yeoja pencemburu.” Kata Hyerin sedikit kikuk.

“Kau sama seperti kekasihku” kata Krystal tersenyum.

“Mwo? Kau sudah punya pacar? Aku Tanya pada Minho, dia bilang tidak tau”

“Karena aku memang tidak cerita pada Minho oppa, dia juga tidak pernah menanyakannya padaku”. Hyerin hanya tersenyum malu mendengar penjelasan Krystal. Dia sungguh malu, karena telah berpikir Krystal dan Minho ada sesuatu. Dia tidak menyangka ternyata Krystal sudah punya kekasih.

“Mianhaeyo”

“Gwenchana eonnie. Jangan lupa minumannya diminum”

“ye”

“Anyeyong haseyo” sapa Jessica yang baru datang dai shopping.

“Jessica eonnie?” Tanya Hyerin ragu.

“Ye. Lee Hyerin?” Jessica bertanya balik. Hyerin lalu mengangguk dan mereka berdua berpelukan. Krystal hanya menatap mereka heran.

“Kenapa mereka bisa saling mengenal?’ kata Krystal lirih.

“Wuah tidak aku sangka, ternyata kau kenal dengan dongsaengku”

“Kita baru kenal barusan kok eon”

“Dia tunangannya Minho, eon” kata Krystal

Akhirnya mereka bertiga larut dalam pembicaraan yang menyenangkan. Ternyata Jessica bertemu dengan Hyerin saat di rumah sakit. Saat itu Jessica tidak sengaja menabrak Hyerin yang sedang keluar dari ruang pasien. Lalu Hyerin dan Jessica ngobrol-ngobrol saat di rumah sakit itu. Minho yang melihat mereka bertiga, ikut tersenyum bahagia.

“Gomawo Krystal-ah kau sudah membantuku” kata Minho lirih.

@@@@@@@

Minhyuk dan Minah semakin mesra saja di sekolah. Krystal yang melihatnya semakin muak saja. Saat istirahat seperti ini Minah dan Minhyuk selalu pergi ke kantin. Minah tanpa malu-malu langsung menyuapkan makanannya pada Minhyuk, dan Minhyuk menuruti saja kemauan Minah. Bahkan Minah mengelap bibir Minhyuk dengan tissue.

“Aku benar-benar muak melihat mereka” kata Sulli sambil menatap tajam Minah dan Minhyuk. Sementara Krystal hanya mengaduk-aduk ramennya tidak bersemangat.

“Aku tidak selera makan” Krystal langsung berdiri dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan kantin. Krystal mencoba menahan air matanya.

“Jangan menangis Krystal. Kau harus kuat. Kalau kau menangis kau akan terlihat lemah” kata Krystal menyemangati dirinya sendiri.

“Krysta-ah tunggu” teriak Sulli dan Suzy bersamaan. Tapi Krystal mengabaikan panggilan kedua sahabatnya itu.

@@@@@@@

Pulang sekolah Minah kembali mengajak Minhyuk ke tempat biasa. Majun yang sudah berada di sana langsung memberikan segelas beer pada Minhyuk. Dan Minhyuk menyambutnya dengan senang hati.

“Bagaimana sekolahmu hari ini?” Tanya Majun.

“Kenapa aku merasa sekolah begitu membosankan” jawab Minhyuk santai,

“Tugas dan tugas, sepertinya aku bosan mendengar ini semua. Aku benci ssemua itu” tambah Minhyuk.

“Tetapi kau tidak mengerjakannya?” goda Majun.

“Tentu tidak, apa guna teman yang ada di kelasku. Tinggal menyontek saja keesokan harinya hahahaha”

“Minhyuk-ssi kau membawa rokok?”

“Ne” Minhyuk lalu mengambil rokok yang ditaruh di saku belakang celananya. Saat mau mengambil rokoknya, dompet Minhyuk terjatuh. Majun langsung mengambil dompet Minhyuk dan membukanya. Ternyata dalam dompet Minhyuk terdapat foto Minhyuk dengan seorang yeoja. Majun meyakini foto itu adalah foto Krystal.

“Kau masih menyimpan fotomu bersama yeoja itu?” Minhyuk langsung saja mengambil dompetnya dan tersenyum tipis. Dia mengalihkan pembicaraan agar Majun tidak membahas tentang foto yang ada di dompetnya itu lagi. Minah yang saat itu baru keluar dari kamar mandi, dapat melihat jelas foto yang ada di dompet Minhyuk. Saat Majun sedang membuka dompet Minhyuk, Minah berdiri di belakang Majun. Dia lalu duduk ikut bergabung dengan Majun dan Minhyuk. Raut wajah Minah langsung berubah suram, dia duduk dan langsung meneguk minumannya dengan tatapan dinginnya.

“Sialan. Rupanya kau belum melupakan yeoja itu Kang Minhyuk. Aku Bang Minah akan terus melakukan segala cara agar kau bisa melupakan yeoja itu dan bisaa mencintaiku” gumamnya dalam hati. Minah menatap tajah wajah Minhyuk. Sedangkan Minhyuknya tidak sadar dia sedang ditatap seperti itu oleh Minah. Karena Minhyuk sedang fokus bicara dengan Majun.

@@@@@@@

Semakin hari kelakuan Minhyuk semakin tidak karuan saja. Begitulah kata Lee Jungshin teman sekelas Minhyuk. Saat ini Jungshin dan Krystal berada di halaman belakang.

“Aku tidak tau apa yang terjadi antara kau dan Minhyuk. Tapi semenjak kau putus dengannya, kelakuan dia semakin menyebalkan” keluh Jungshin.

“Mianhaeyo sunbae. Aku tidak bermaksud membuat Minhyuk oppa jadi seperti itu. Aku juga tidak tau kenapa dia jadi seperti itu” sesal Krystal.

“Aku tidak menyalahkanmu Krystal-ssi. Aku berbicara seperti ini, karena aku berharap kau bisa membuat Minhyuk kembali seperti dulu”

Krystal hanya menghela nafas panjang saat mendengar permintaan Jungshin. Jungshin bercerita bahwa beberapa hari ini teman Jungshin melihat Minhyuk sering bermain ke diskotik, bahkan temannya Jungshin melihat kalau Minhyuk merokok dan Minum beer, walau kadar alkoholnya masih rendah.

“Dia adalah seorang kapten. Dia tau kalau beer bahkan rokok tidak baik untuk kesehatannya. Bagaimana bisa berfikiran sempit seperti itu dan membiarkan rokok dan beer itu merusak paru-parunya” lagi-lagi Krystal hanya bisa diam mendengar ucapan Jungshin. Dia tidak bisa berbuat apa-apa, Minhyuk bukan lagi namja chingunya, jadi dia tidak berhak untuk marah-marah dan melarang Minhyuk melakukan hal ini itu.

“Apakah kau tau, kalau di kelas sekarang Minhyuk suka tidur?. Dan setiap pagi dia selalu mencontek PR. Aku tau Minhyuk memang suka menyontek PR, tapi itu dia lakukan jika dia benar-benar tidak bisa mengerjakan soalnya. Tapi sekarang, dia sama sekali tidak mencoba mengerjakannya di rumah. Di kelas dia juga langsung saja mengambil buku siapa saja tanpa ada sikap sopan sama sekali” Tambah Jungshin

“Kau tau sendiri posisiku bagaimana sekarang. Aku bukan kekasihnya jadi aku tidak bisa memarahinya seperti dulu lagi. Minhyuk oppa sekarang benar-benar membenciku. Menatapku saja dia enggan, apalagi mendengarkanku” Krystal semakin frustasi.

“Apakah ini semua gara-gara dia dekat dengan Bang Minah?” Tanya Jungshin

Flashback

Jungshin pergi ke rumah Minhyuk jam 8 malam itu. Dia ingin bertemu dengan Minhyuk untuk membahas club basketnya. Minhyuk sepertinya akhir-akhir ini tidak focus dengan club basketnya. Dia sering absen latihan, padahal dia adalah kapten basket. Tetapi ternyata saat Jungshin menghampiri rumah Minhyuk ternyata Minhyuk sedang tidak ada di rumah.

“Anyeyong Park ahjumma. Minhyuk ada?”

“Sayang sekali tuan Minhyuk sedang keluar”

“Dengan siapa ahjumma, kalau boleh saya tau”

“Dengan nona Minah”

“Minah? Minhyuk sering keluar dengannya?”

“Ye. Tuan Minhyuk sekarang lebih sering bersama nona Minah. Dan sejak bersama nona Minah, Tuan Minhyuk pulangnya selalu sore sekali hampir petang. Lalu malam harinya seperti sekarang ini, tuan keluar lagi dan pulangnya larut malam”

“Jeongmal? Padahal Minhyuk dulu tidak suka keluar malam”

Flashback end

Sesudah mengobrol dengan Jungshin, Krystal segera pergi dan mau menuju ke kelasnya. Saat berjalan di lorong dia bertemu dengan Minhyuk. Krystal menghela nafas panjang dan berniat ingin mengabaikan Minhyuk. Baginya percuma juga bicara dengan Minhyuk. Minhyuk tidak akan mendengarkannya untuk saat ini. Saat berpapasan dengan Krystal, Minhyuk sengaja menyenggol bahu Krystal. Untung saja Minah bisa menjaga keseimbangannya sehingga dia tidak jatuh. Krystal lalu melanjutkan langkahnya kembali.

“Yeoja seperti apa kau Jung Krystal? Kemarin kau bermesraan dengan mantanmu. Barusan kau bermesraan dengan sunbaemu ckckckc” Krystal menghentikan langkah kakinya, lalu menoleh sekilas pada Minhyuk dengan tatapan datar tanpa ekspresi. Lalu Krystal melangkahkan kakinya lagi, seolah tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Minhyuk.

“Bahkan kau sekarang mengabaikanku” gumam Minhyuk. Dia lalu menedang botol minuman yang ada di hadapannya itu dengan keras, berusaha meluapkan semua emosi dalam dirinya.

Krystal memang sengaja tidak mempedulikan Minhyuk bukan untuk balas dendam. Tapi karena dia sudah lelah untuk menjelaskan pada Minhyuk apa yang sebenarnya terjadi. Tetapi Minhyuk seperti biasa tidak akan menggubrisnya. Dan akhir-akhir ini dia sudah terbiasa dengan sikap kasar Minhyuk padanya. Makanya barusan, dia terlihat biasa saja saat Minhyuk dengan sengaja menyenggolnya dan mengucapkan kata-kata yang menyakitkan hati.

@@@@@@@

Pulang sekolah, Krystal tidak menyangka mendapatkan telfon dari Hyerin tunangan Minho.

“Yeoboseyo”

“Yeoboseyo Krystal-ssi, ini Hyerin”

“Oh eonni, ada apa?”

“Tidak ada apa-apa kok. Aku hanya ingin menghubungimu saja. Mianhaeyo kalau aku sudah bersikap cemburu padamu”

“Eonnie kau mulai lagi deh. Sudah kubilang beberapa kali, gwenhana eonnie”

“Hehehe aku hanya merasa masih tidak enak padamu. Ehm bagaimana kalau besok kita minum kopi bersama?”

“Mianhaeyo eonnie aku sedang sibuk”

“Ayolah Krystal-ssi, kau sekalian ajak kekasihmu. Kenalkan dia pada aku dan Minho”

“Tidak bisa eon”

“Kenapa tidak bisa? Bujuk kekasihmu, pasti dia mau”

“eon, aku sedang ada masalah kecil dengannya”

“Kalau boleh tau, apa itu. Ayolah ceritakan padaku”

“Dia cemburu pada Minho oppa. Jadi aku tidak mungkin mengajaknya bertemu dengan kalian, bisa terjadi perang dunia ketiga nanti”

“Mwoya? Cemburu? Kenapa kisahnya sama sepertiku kekekeke. Kalau begitu ayo ajak dia bertemu kami. Biar nanti aku dan Minho akan membantu hubungan kalian”

“Tidak eonnie. Dia akan semakin marah jika bertemu dengan Minho. Jadi biar aku selesaikan masalahku ini sendiri saja”

“Oh baiklah kalau begitu. Maaf Krystal-ssi, jika Minho sudah membuat hubungan kalian jadi seperti ini”

“Gwenchana eonnie”

“Bye”

“Bye”

@@@@@@@

Hari ini Minho dan hyerin berniat untuk menemui Minho tanpa sepengetahuan Krystal. Mereka berencana ingin menjelaskan semuanya pada Minhyuk. Walau Krystal sudah melarang mereka, tetapi mereka tetap akan menemui Minhyuk. Mereka berdua bertanya pada anak-anak di SMA itu, yang mana yang namanya Minhyuk. Lalu anak itu menunjuk seoseorang yang sedan berjalan menuju tempat parkiran bersama seorang yeoja. Minho lalu menghampiri Minhyuk, sedangkan Hyerin berjalan di belakang Minho.

“oppa, dia~~” kata Minah sambil menunjuk kearah Minho yang sedang berjalan menuju dirinya.

“Mau apa dia kemari? Cari mati rupanya” kata Minhyuk tersenyum evil. Tangannya sudah mulai mengepal, bersiap melayangkan sebuah tinju pada Minho.

“Anyeyonghaseyo. Kau Kang Minhyuk kan?” Tanya Minho

“ne. waeyo?”

“Aku Choi Min—-“

BUGH

Sebuah pukulan keras melayang ke pipi kiri Minho.

“Tolong than emosimu. Aku kesini tidak untuk bertengkar. Aku datang kemari untuk men—“

BUGH

Minhyuk kembali melayangkan pukulannya lagi ke pipi kanan Minho. Minhyuk tersenyum puas melihat Minho yang jatuh dengan kedua pipi yang memerah dan ada sedikit darah di sudut bibirnya.

“HENTIKAN. APA YANG KAU LAKUKAN PADA TUNANGANKU” teriak Hyerin dari belakang dan langsung menghampiri Minho.

“Katakan pada TUNANGANMU ini, agar dia berhenti mengganggu pacar orang”

“Siapa yang mengganggu pacar orang. Dia ke sini hanya mau menjelaskan sesuatu padamu”

“Kau pikir aku peduli dengan apa yang ingin ia ucapkan, cih”

“Kau? Dasar? Aku heran kenapa Krystal bisa memiliki Kekasih sepertimu”

“kau adalah korban dari kebohongan Krystal dan Namja ini. Kau begitu polos untuk mempercayai ucapan mereka. Dan satu lagi, yeoja penghianat itu bukan lagi kekasihku”

“Bukannya kau yang penghianat? Lihatlah kau sekarang. Kau sedang bersama yeoja lain bukan? Kau menganggap Krystal penghianat. Lalu kau sendiri apa? Bajingan?” Tanya Hyerin dengan senyum meledek. Minhyuk marah mendengar ucapan Hyerin. Dia tidak terima dengan ucapan Hyerin. Tangan kanannya sudah bersiap melayangkan sebuah tamparan. Tapi tidak jadi dia lakukan.

“sayangnya kau seorang yeoja.”

Minhyuk langsung pergi menuju mobilnya dan menutup pintu dengan keras, sementara Hyerin membantu Minho berdiri, dan memapahnya menuju mobil mereka. Minhyuk dengan kecepatan tinggi melewati mereka, membuat Minho hampir terjatuh lagi karena angin yang ditimbulkan kecepatan mobil Minhyuk barusan.

“Hyerin-ah, ucapanmu apa tidak terlalu kasar tadi”

“Tidak kok. Namja kekanak-kanakan itu memang perlu diperlakukan seperti itu, biar dia sadar. Bukan hanya dia yang tersakita, tapi Krystal juga tersakiti melihat dia dengan wanita lain”

-tbc-

Maaf kalau banyak typo, belum sempat dibaca ulang soalnya hehe

2 Comments

  1. B2utylove94

    makin seru aza neh…
    moga2 minhyuk cpet sadar dri kelakuanya yg menyebalkan bin nyebelin itu..
    tobat kang… tobat..

    nice eonnie🙂

    • hahaha, minhyuknya tobatnya masih lama,,, sabar ya nunggu minhyuk sadar kekeke

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: